Engkaulah yang Empunya
“Karena Engkaulah yang Empunya Kerajaan dan Kuasa dan Kemuliaan sampai Selama-lamanya”
(Matius 6:13b)
I. Pendahuluan
- Doa Bapa Kami ditutup dengan sebuah doksologi (pujian): “Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.”
- Bagian ini menegaskan bahwa doa kita bukan berpusat pada manusia, melainkan pada Allah yang berkuasa atas segalanya.
- Ujung doa adalah penyerahan penuh kepada Allah, Sang Raja yang kekal.
II. Karena Engkaulah yang Empunya Kerajaan
- Allah adalah Raja atas seluruh ciptaan
- Mazmur 103:19: “TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.”
- Dunia ini tidak diatur oleh kebetulan, melainkan ada di bawah pemerintahan Allah.
- Kerajaan Allah lebih tinggi dari kerajaan dunia
- Daniel 4:34-35: Nebukadnezar mengakui bahwa kerajaan Allah kekal, sedangkan kerajaan manusia sementara.
- Kita berdoa dan hidup dalam kesadaran bahwa kita adalah warga kerajaan Allah.
III. Dan Kuasa
- Allah berkuasa penuh
- 1 Tawarikh 29:11: “Sebab segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Mu. Engkaulah yang empunya kerajaan dan Engkaulah yang tertinggi itu...”
- Kuasa Allah tidak terbatas, lebih besar dari kuasa manusia atau kuasa gelap.
- Kuasa Allah nyata dalam hidup orang percaya
- Kisah Para Rasul 1:8: “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu...”
- Kuasa itu memampukan kita hidup benar, melayani, dan mengalahkan pencobaan.
IV. Dan Kemuliaan sampai Selama-lamanya
- Hanya Allah yang layak dimuliakan
- Wahyu 5:13: segala makhluk memuliakan Dia yang duduk di takhta dan Anak Domba.
- Hidup kita ada untuk menyatakan kemuliaan-Nya, bukan kemuliaan diri.
- Kemuliaan Allah kekal
- Semua hal di dunia ini fana, tetapi kemuliaan Allah tetap selamanya.
- Roma 11:36: “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”
V. Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
- Hidup sebagai warga kerajaan Allah – taat kepada firman-Nya dan membawa nilai kerajaan Allah di bumi.
- Mengandalkan kuasa Allah – bukan pada kekuatan atau kepintaran sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus.
- Memuliakan Allah dalam segala hal – 1 Korintus 10:31: “Jika engkau makan atau minum atau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
- Berdoa dengan iman dan penyerahan penuh – karena kita tahu Allah berkuasa menjawab sesuai kehendak-Nya.
VI. Penutup
- Doa Bapa Kami ditutup dengan penegasan bahwa segala sesuatu ada dalam genggaman Allah.
- Kerajaan-Nya kekal, kuasa-Nya tak terbatas, dan kemuliaan-Nya tidak akan pernah pudar.
- Mari kita hidup dengan penuh syukur, penyerahan, dan kesetiaan, sebab Allah yang kita sembah adalah Raja yang berkuasa sampai selama-lamanya.
Comments
Post a Comment