Foto jurnalistik
6 Unsur dalam berita jurnalistik
BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM FOTO JURNALISTIK
Otentik
Otentik berati foto yang diambil untuk penulisan dapat dipercaya dan asli. Misalnya foto yang diambil merupakan peristiwa penting atau moment spesial yang akan meninggalkan kesan bagi publik.
Atraktif
Atraktif berarti foto yang diambil tidak hanya disajikan dengan seadanya. Foto yang disajikan biasanya akan melalui proses editing untuk memberikan visualisasi terbaik dan dapat menarik perhatian.
Kode etik jurnalistik tidak hanya berlaku pada penulisan berita, namun juga pengambilan dan penyajian gambar dalam penulisan. Terdapat beberapa poin penting yang harus dipatuhi oleh jurnalis untuk menjaga kredibilitas dan integritas profesinya. Berikut etika foto jurnalistik yang harus dipahami seorang jurnalis ataupun fotografer :
Akurat dan Komprehensif
Foto yang diambil untuk publikasi berita harus dapat merepresentasikan subjek dengan baik. Selain itu, foto yang diambil harus berdasarkan dengan fakta yang ada di lapangan tanpa adanya manipulasi.
Lengkap
Lengkap berarti foto yang disajikan harus lengkap dan sesuai dengan tema penulisan. Hal ini dilakukan agar berita yang disampaikan dapat tersampaikan dengan jelas ke masyarakat.
Hindari Stereotip
Foto yang disajikan dalam penulisan berita tidak boleh memicu terjadinya deskriminasi bagi individu maupun kelompok tertentu.
Perlakukan Subjek dengan hormat
Semua subjek yang dipotret untuk berita harus diperlakukan dengan hormat tanpa adanya perbedaan sikap pada pihak tertentu.
Jangan ikut campur
Dalam meliput dan memotret suatu peristiwa, seorang jurnalis ataupun fotografer tidak boleh ikut terlibat dalam peristiwa atau berkontribusi untuk melakukan hal yang dapat berpengaruh pada suatu peristiwa.
Integritas
Dalam proses editing foto, keaslian dari foto yang diambil harus tetap terjaga. Foto tersebut tidak boleh dimanipulasi seperti melebih-lebihkan suatu kejadian ataupun mengurangi cerita sehingga berita menjadi tidak akurat untuk disajikan.
Jangan bayar narasumber
Membayar narasumber merupakan hal yang dilarang. Sama halnya dengan larangan memberikan hadiah kepada narasumber.
Hindari menerima hadiah
Selain memberi hadiah, menerima hadiah dari narasumber juga tidak diperbolehkan. Hal ini akan mempengaruhi penilaian dirimu terhadap suatu fenomena yang terjadi.
Jangan sabotase orang lain
Menyabotase orang akan merugikan pihak lain terutama sesama jurnalis.
Nah, itu dia semua pembahasan mengenai kode etik foto jurnalistik yang wajib dipahami oleh jurnalis maupun fotografer. Untuk mendalami teknik pengambilan foto jurnalistik yang baik, kamu dapat mengikuti pelatihan khusus mengenai foto jurnalistik.
Comments
Post a Comment